Selasa, 07 Januari 2014

Makalah Bahan Listrik 2

TUGAS BAHAN LISTRIK



MAKALAH
Dosen Pembimbing :
Ir KUSPIJANI, M. MT










Oleh :
M. FACHRUR ROZI
                                                                          13041057



                                                  JURUSAN ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS BHAYANGKARA SURABAYA
2013
KATA PENGANTAR

              Syukur Alhamdulillah, saya  panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat Rahmat dan Hidayah-Nyalah saya dapat menyelesaikan Makalah Bahan Listrik.  
              Makalah ini diajukan guna melengkapi tugas-tugas dan nilai UTS untuk memenuhi salah satu syarat dalam memperoleh Gelar Sarjana Ilmu Teknik Elektro. Keberhasilan penyelesaian makalah ini tidak luput dari bantuan orang lain. Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak terutama ayah dan ibu tercinta yang telah memberikan dukungan baik moril maupun materil, semua teman, sahabat, saudara dan keluarga besarku yang selalu mendukung dan memberikan semangat dalam penyusunan makalah ini. sehingga makalah ini berhasil diseleseikan.
                Kepada segenap pembimbing yang telah memberikan arahan dukungan serta kesabaran dalam memberikan bimbingan kepada saya, rasanya tiada kata yang pantas diucapkan selain terima kasih yang terhingga.
.             Saya menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Untuk itu melalui kata pengantar ini saya sangat terbuka menerima kritik serta saran yang  bersifat membangun sehingga secara bertahap saya dapat memperbaikinya. Demikian, teriring harapan semoga makalah ini bermanfaat bagi semuanya                                                               
                                                                                            Surabaya, 8 JANUARI 2014

                                                                                    M. FACHRUR ROZI
                                                                                    NIM. 13041057


DAFTAR ISI

Kata Pengantar………………………………………….…………………. i
Daftar Isi…………………………………………………………………..  ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang............................................................................. 1                                                       
BAB II PEMBAHASAN
            2.1   Bahan Penyekat…………………………………….………..   1
            2.2   Sifat – Sifat Bahan Penyekat………………………………...   3
            2.3   Teori Magnit Menurut Weber…………………………..........  4
            2.4   Teori Magnit Menurut Weiss………………………………...  4
            2.5   Bahan – Bahan Magnit………………………………………   5
            2.6   Magnit Bahan Ferromagnetic………………………………...  5
            2.7   Magnit Bahan Paramagnetic…………………………………  5
            2.8   Magnit Bahan Diamagnetic………………………………….   6
            2.9   Magnit Bahan Non magnetic………………………………...   6
              
BAB III PENUTUP
3.1  Kesimpulan……………………………………………………  6
3.2  Saran…………………………………………………………...  7 
DATAR PUSTAKA

Bab I
Pendahuluan
1.1 Latar  Belakang
             Saya akan menguraikan apa yang saya ketahui tentang bahan penyekat dan sifat – sifat bahan penyekat.
Saya akan menjelaskan secara singkat mengenai teori tentang magnit menurut Weber.
Saya juga menjelaskan teori yang dikemukakan Weiss.
             Bahan-bahan yang dapat ditarik oleh magnet disebut bahan magnetik dan bahan yang tidak dapat ditarik magnet disebut bahan nonmagnetic.
              Berdasarkan penggunaan bahan – bahan magnit dapat dibedakan menjadi 4 macam yaitu: Magnit Bahan Ferromagnetic, Magnit Bahan Paramagnetic, Magnit Bahan Diamagnetic, Magnit Bahan Non magnetic.

                                                      BAB II
                                        Pembahasan
2.1 Bahan Penyekat
              Bahan penyekat atau sering disebut dengan istilah isolasi adalah suatu bahan yang digunakan dengan tujuan agar dapat memisahkan bagian – bagian yang bertegangan atau bagian – bagian yang aktif. Sehingga untuk bahan penyekat ini perlu diperhatikan mengenai sifat – sifat dari bahan tersebut yang meliputi : sifat listrik, sifat mekanis, sifat termal, ketahanan terhadap bahan kimia dan lain – lain.
                           Bahan penyekat digunakan untuk memisahkan bagian – bagian yang beregangan. Untuk itu pemakaian bahan penyekat perlu mempertimbangkan sifat kelistrikannya. Disamping itu juga perlu mempertimbangkan sifat – sifat bahan penyekat tersebut.
                Sifat kelistrikan mencakup resistivitas, permitivitas, dan kerugian dielektrik. Penyekat membutuhkan bahan yang mempunyai resistivitas yang besar agar arus yang bocor sekecil mungkin (dapat diabaikan). Yang perlu diperhatikan disini adalah bahwa bahan isolasi yang higroskopis hendaknya dipertimbangkan penggunaannya pada tempat – tempat yang lembab karena resistivitasnya akan turun. Resistivitas juga akan turun jika tegangan yang diberikan naik.
                                Besarnya kapasitansi bahan isolasi yang berfungsi sebagai dielektrik ditentukan oleh permitivitasnya, disamping jarak dan luas permukaannya. Besarnya permitivitas udara adalah 1,00059, sedangkan untuk zat padat dan zat cair selalu lebih besar dari itu. Apabila bahan isolasi diberi tegangan bolak – balik maka akan terdapat energi yang diserap oleh bahan tersebut. Besarnya kerugian energi yang diserap bahan isolasi tersebut berbanding lurus dengan tegangan, frekuensi, kapasitansi, dan sudut kerugian dielektrik. Sudut tersebut terletak antara arus kapasitif dan arus total (Ic + Ir).
                               Suhu juga berpengaruh terhadap kekuatan mekanis, kekerasan, viskositas, ketahanan terhadap pengaruh kimia dan sebagainya. Bahan isolasi dapat rusak diakibatkan oleh panas pada kurun waktu tertentu. Waktu tersebut disebut umur panas bahan isolasi. Sedangkan kemampuan bahan menahan suhu tertentu tanpa terjadi kerusakan disebut ketahanann panas. Menurut IEC (International Electrotehnical Commission) didasarkan atas batas suhu kerja bahan, bahan isolasi yang digunakan pada suhu dibawah nol (misal pada pesawat terbang, pegunungan) perlu juga diperhitungkan karena pada suhu dibawah nol bahan isolasi akan menjadi keras dan regas.
                                 Pada mesin – mesin listrik, kenaikan suhu pada penghantar dipengaruhi oleh resistansi panas bahan isolasi. Bahan isolasi tersebut hendaknya mampu meneruskan panas yang didesipasikan oleh penghantar atau rangkaian magnetik keudara sekelilingnya.
                                  Kemampuan larut bahan isolasi, resistansi kimia, higroskopis, permeabilitas uap, pengaruh tropis, dan resistansi radio aktif perlu dipertimbangkan pada penggunaan tertentu. Kemampuan larut diperlukan dalam menentukan macam bahan pelarut untuk suatu bahan dan dalam menguji kemampuan bahan isolasi terhadap cairan tertentu selama diimpregnasi atau dalam pemakaian. Kemampuan larut bahan padat dapat dihitung berdasarkan banyaknya bagian permukaan bahan yang dapat larut setiap satuan waktu jika diberi bahan pelarut. Umumnya kemampuan larut bahan akan bertambah jika suhu dinaikkan. Ketahanan terhadap korosi akibat gas, air, asam, basa dan garam bahan isolasi juga bervariasi antara satu pemakaian bahan isolasi didaerah yang konsentrasi kimianya aktif, instalasi tegangan tinggi, dan suhu diatas normal.
                             Uap air dapat memperkecil daya isolasi bahan. Karena bahan isolasi juga mempunyai sifat hiigroskopis maka selam penyimpanan atau pemakaian diusahakan agar tidak terjadi penyerapan uap air oleh bahan isolasi, dengan memberikan bahan penyerap uap air, yaitu senyawa P2O5 atau CaCl2. Bahan yang molekulnya berisi kelompok hidroksil (OH) higroskopitasnya relatif besar dibanding bahan parafin dan polietilin yang tidak dapat menyerap uap air. Bahan isolasi hendaknya juga mempunyai permeabilitas uap (kemampuan untuk dilewati uap) yang besar, khususnya bagi bahan yang digunakan untuk isolasi kabel dan rumah kapasitor.
                Didaerah tropis basah dimungkinkan tumbuhnya jamur dan serangga. Suhu yang tinggi yang disertai kelembaban dalam waktu lama dapat menyebabkan turunnya kemampuan isolasi.    Oleh karena bahan isolasi hendaknya dilapisi bahan anti jamur (paranitro phenol, dan phenta chloro phenol).
          Pemakaian bahan isolasi sering dipengaruhi bermacam – macam energi radiasi yang berpengaruh dan mengubah sifat bahan isolasi. Radiasi sinar matahari mempengaruhi umur bahan, khususnya jika bersinggungan dengan oksigen. Sinar ultra violet dapat merusak beberapa bahan organik, T yaitu kekuatan mekanik dan elastisitas. Sinar X sinar – sinar dari rekator nuklir, partikel – partikel radio isotop juga mempengaruhi kemampuan bahan isolasi.
                           Sifat mekanis bahan kekuatan tarik, modulus elastisitas, dan derajat kekerasan bahan isolasi juga menjadi pertimbangan dalam memilih suatu jenis bahan isolasi.

2.2 Sifat – Sifat Bahan Penyekat
              Memiliki dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan. Kutub utara adalah kutub magnet yang selalu mengarah ke kutub utara bumi. Kutub selatan adalah kutub magnet yang mengarah ke selatan bumi. Kutub yang sama akan tolak-menolak. Kutub yang tidak sama akan tarik-menarik.Ada beberapa sifat bahan penyekat yang perlu kita ketahui sebagai dasar pemahaman kita tentang bahan penyekat. Sifat – sifat tersebut meliputi sifat listrik, sifat mekanis, sifat termis dan sifat kimia.
A. Sifat Listrik
           Sifat listrik yaitu suatu bahan yang mempunyai tahanan jenis listrik yang besar agar dapat mencegah terjadinya rambatan atau kebocoran arus listrik antara hantaran yang berbeda tegangan atau dengan tanah. Karena pada kenyataannya sering terjadi kebocoran, maka harus dibatasi sampai sekecil-kecilnya agar tidak melebihi batas yang ditentukan oleh peraturan yang berlaku (PUIL : peraturan umum instalasi listrik).
B. Sifat Mekanis
            Mengingat sangat luasnya pemakaian bahan penyekat, maka perlu dipertimbangkan kekuatannya supaya dapat dibatasi hal-hal penyebab kerusakan karena akibat salah pemakaian. Misal memerlukan bahan yang tahan terhadap tarikan, maka dipilih bahan dari kain bukan dari kertas karena lain lebih kuat daripada kertas.
C. Sifat Termis
            Panas yang timbul pada bahan akibat arus listrik atau arus gaya magnet berpengaruh kepada penyekat termasuk pengaruh panas dari luar sekitarnya. Apabila panas yang terjadi cukup tinggi, maka diperlukan pemakaian penyekat yang tepat agar panas tersebut tidak merusak penyekatnya.

D. Sifat Kimia
            Akibat panas yang cukup tinggi dapat mengubah susunan kimianya, begitu pula kelembaban udara atau basah disekitarnya. Apabila kelembaban dan keadaan basah tidak dapat dihindari, maka harus memilih bahan penyekat yang tahan air, termasuk juga kemungkinan adanya pengaruh zat-zat yang merusak seperti : gas, asam, garam, alkali, dan sebagainya.

2.3 Teori Magnit Menurut Weber
              Weber telah mengmukakan teorinya yang disebut dengan hipotesis Weber yang isinya sebagai berikut :
           Bahan magnetik terdiri atas atom-atom magnetik yang disebut magnet elementer. Setiap magnet memiliki kutub utara dan kutub selatan. Ketka magnet dipotong, maka potongan-potongan tersebut akan menjadi magnet baru yang juga mempunyai kutub utara dan kutub selatan. Jika pemotongan terus dilakukan hingga sekecil-kecilnya, maka akan terbentuk atom magnet. Atom magnet tersebut pun akan memiliki kutub utara dan kutub selatan.
             Pada bahan yang belum menjadi magnet, maka magnet elementernya belum tersusun dengan teratur. Sehingga kutub utara sebuah magnet elementer terhubung dengan kutub selatan pada magnet elementer yang lain. Dengan demikian, magnet-magnet elementer pada bahan tersebut terangkai seperti lingkaran.
               Pada bahan yang sudah menjadi magnet, magnet elementer sudah tersusun dalam barisan yang teratur dengan pola lurus. Kutub utara bertemu dengan kutub selatan dengan berurutan.
             Magnet elementer besi mudah diarahkan sehingga besi lebih mudah dijadikan magnet. Akan tetapi sifat kemagnetan besi mudah hilang. Sedangkan magnet elemeter baja sangat sukar diarahkan, akan tetapi ketika sudah bisa diarahkan, sifat kemagnetannya akan bertahan lama.

2.4 Teori Magnit Menurut Weiss
            Weiss menerangkan teori magnet dengan menggunakan teori elektron. Menurut teoriWeis, tiap-tiap atom benda terdiri dari inti dan elektron-elektron yang beredar mengelilingi intinya menurut garis edarnya (orbitnya). Di samping berputar mengelilingi inti menurut garis edarnya, elektron-elektron itu juga berputar sekeliling sumbunya masing-             masing. Akibat perputaran pada sumbu elektron ini terjadilah kutub-kutub magnet elementer, yaitu kutub utara dan selatan. Perputaran elektron-elektron menurut sumbunya ini ada positif dan ada yang negatif; artinya arah perputaran itu ada yang searah dan ada yang berlawanan arah. Selanjutnya, perputaran elektron menurut sumbunya disebut puntiran elektron.
                Untuk puntiran- puntiran elektron yang tidak searah serta letak poros-poros elektron tidak teratur menyebabkan kutub-kutub magnet elementer pada poros elektron saling memperlemah (menetralkan) satu dengan lainnya. Kelompok-kelompok electron yang mempunyai puntiran searah disebut  Kompleks Weiss atau Kelompok Weiss, dan ini akan saling memperkuat sehingga merupakan magnet-magnet kecil di dalam atom-atom benda.

2.5 Bahan – Bahan Magnit
              Bahan-bahan yang dapat ditarik oleh magnet disebut bahan magnetik dan bahan yang tidak dapat ditarik magnet disebut bahan nonmagnetik. Bahan magnet dapat diklasifikasikan sebagai berikut

2.6 Magnit Bahan Ferromagnetic
           Ferromagnetic adalah sebuah fenomena dimana sebuah material dapat mengalami magnetisasi secara spontan, dan merupakan satu dari bentuk kemagnetan yang paling kuat. Fenomena inilah yang dapat menjelaskan kelakuan magnet yang kita jumpai sehari-hari. Ferromagnetic dan Ferrimagnetisme merupakan dasar untuk menjelaskan fenomena magnet permanen. Bahan Ferromagnetic : bahan yang ditarik magnet dengan kuat oleh magnet. Contohnya adalah baja, besi, nikel, dan kobalt.

2.7 Magnit Bahan Paramagnetic
           Paramagnetic adalah suatu bentuk magnetisme yang hanya terjadi karena adanya medan magnet eksternal. Material paramagnetic tertarik oleh medan magnet, dan karenanya memiliki permeabilitas magnetis relatif lebih besar dari satu (atau, dengan kata lain, suseptibilitas magnetik positif). Meskipun demikian, tidak seperti ferromagnet yang juga tertarik oleh medan magnet, paramagnet tidak mempertahankan magnetismenya sewaktu medan magnet eksternal tak lagi diterapkan. Bahan Paramagnetik : bahan yang ditarik lemah oleh magnet. Contohnya adalah aluminium, timah, mangan, dan platina.
2.8 Magnit Bahan Diamagnetic
            Diamagnetic adalah sifat suatu benda untuk menciptakan suatu medan magnet ketika dikenai medan magnet. Sifat ini menyebabkan efek tolak menolak. Diamagnetik adalah salah satu bentuk magnet yang cukup lemah, dengan pengecualian superkonduktor yang memiliki kekuatan magnet yang kuat. Bahan Diamagnetic : bahan yang sedikit menolak jika ditarik oleh magnet. Contohnya adalah seng, bismut, emas, dan natrium klorida.

2.9 Magnit Bahan Non magnetic
Bahan Nonmagnetik : bahan yang tidak dapat ditarik oleh magnet.
 Contohnya adalah batu, pasir, kertas, kaca, dan kayu

                                                     BAB III
                                                     Penutup
3.1 Kesimpulan
Dalam proses pembuatan makalah ini, maka dapat disimpulkan magnet bukanlah sekedar batu alam yang memiliki medan magnet. Namun, dibalik cirinya yang khas,  magnet juga memiliki sisi lain yang tidak lepas dari ciri khasnya tersebut. Antara lain:
a.   Magnet adalah suatu materi yang mempunyai medan magnet. 
b.      Magnet bisa menarik bahan ferromagnetic dengan medan magnetnya.
c.     Jika magnet bertemu dengan kutub magnet yang berbeda akan saling tarik-menarik,    sedangkan jika magnet bertemu dengan kutub magnet yang sama akan akan saling tolak menolak.
a.      Magnet selalu memiliki dua kutub yaitu kutub utara dan kutub selatan.
b.      Magnet dapat dibuat dengan bahan-bahan dan cara yang sederhana.
c.      Magnet sangat bermanfaat dalam berbagai bidang, terutama dalam bidang iptek dan bidang kesehatan.




3.2 Saran
Perlunya penelitian lebih lanjut tentang kegunaan magnet, karena mungkin magnet masih memiliki kegunaan yang lain.
 Memanfaatkan magnet dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan orang banyak. 
 
Bagi masyarakat : lebih baik menggunakan pengobatan alami seperti dengan terapi magnet.

                                        DAFTAR PUSTAKA


Minggu, 06 Oktober 2013

membuat adaptor

Cara Membuat Adaptor dan Komponen yang digunakan

12:47 AM
Cara Membuat Adaptor dan mengenali komponen-komponen yang digunakan untuk membuat adaptor, sehingga dapat digunakan sebagai catu daya pada peralatan elektronik.Adaptor, Power Suplly atau Catu Daya merupakan bagian penting pada setiap rangkaian elektronika pada dasarnya semua peralatan elektronika bekerja pada arus searah.

 Bagi mereka yang sudah terbiasa bergelut dibidang elektronika postingan ini mungkin tidak berarti bagi mereka, hanya berbagi saja buat rekan-rekan karena postingan ini ada kaitannya dengan postingan sebelumnya tentangTips Menjaga usia Bateray radio HT, juga pada postingan Power Supply untuk radio rigsebelum membahas kerangkaian adaptornya sekilas komponen-komponen yang diperlukan dan fungsi dari komponen tersebut secara umum.

  1. Transformator / Travo
  2. Transformator atau biasa disebut dengan travo, fungsi dari travo ini sebagai penaik tegangan (step up) dan penurun tegangan (step down), pada travo terdapat kumparan-kumparan yang akan menghasilkan tegangan dan kuat arus, kumparan primer dan kumparan skunder.Kumparan Primer adalah kumparan yang dialiri arus listrik (sumber) yang kemudian menginduksi kumparan skunder, sedangkan kumparan skunder adalah kumparan yang menghasilkan tegangan atau yang diinduksi. Jika tegangan yang keluar dari kumparan skunder itu lebih besar dari tegangan yang masuk ke kumparan primer maka travo tersebut dikategorikan dengan travo Step Up, begitu sebaliknya Silahkan baca artikel fungsi dari transformator stepup-step down.
    travo+linier
  3. Dioda
  4. Dioda merupakan komponen semikonduktor, yang berfungsi sebagai penyearah arus, arus yang lewat pada dioda hanya arus searah.
    dioda+simbol
    dioda+bridge

    macam-dioda

    Macam-Macam Dioda Bridge
  5. Kapasitor
  6. Kapasitor atau biasa juga disebut dengan elco, untuk kapasitor sebenarnya banyak jenis, pemasangan kapasitor atau elco pada rangkaian penyearah untuk menstabilkan tegangan atau sebagai filter tegangan ac, yang keluar dari dioda tersebut
    elco+capasitor
    Komponen Inti dari rangkaian adaptor ada tiga :
    1. Transformator, atau Travo
    2. Dioda
    3. Kapasitor
    Cara Membuat Adaptor atau power supply dengan menggunakan komponen tersebut sudah dapat digunakan untuk membuat adaptor sederhana, sedangkan penamabahan kompenen-komponen lain seperti transistor, dan IC yang ada dibeberapa adaptor, tujuan penambahan komponen lainnya untuk memperbaiki gelombang/ frekuensi yang keluar sehingga benar-benar stabil, dan  tegangan yang keluar mendekati dengan penyearah yang sebenarnya seperti baterray atau aki (accu). Ada beberapa peralatan elektronik akan dapat bekerja dengan tegangan yang benar-benar stabil dan ada juga yang hanya menggunakan penyearah biasa (setengah gelombang / gelombang penuh) sudah bisa bekerja itu semuanya tergantung dari perlatan yang hendak disupply.pada peralatan audio dan radio umumnya membutuhkan catu daya yang benar-benar stabil jjika tidak biasanya akan terdengar ada dengungan atau pancaran radio tidak akan sempurna.
    gelombang+adaptor
    Rangkaian adaptor sederhana setengah gelombang, ini sebagai analogi untuk memahami perbedaan adaptor setengah gelombang dan gelombang penuh dan perkiraan tegangan yang keluar melalui rangkaian dioda dan kapasitor. Perhatikan gambar diatas yang diberi kolom A,B dan C.
    tegangan+adaptor
    Dari gelombang A sebelum lewat dioda, sebenarnya sama dengan gelombang input travo, jika dilihat dari gelombang tersebut tegangan yang keluar masih tegangan AC, artinya meskipun sudah lewat travo tegangan yang keluar masih ac juga hanya saja besar tegangannya yang berbeda.
    adaptor+dioda
    Perhatikan analogi gelombang yang dihasilkan setelah lewat dioda, karena dioda hanya melewatkan arus searah saja, + yang bagian bawah tidak dilewatkan jadi kira-kira seperti gambar diatas untuk bagian bawahnya dihapus.meskipun demikian terlihat seperti itu tapi sebenarnya gelombangnya masih belum baik, seakan ada getaran (gigi gergaji) pada gelombang tersebut dan naik turunnya sangat cepat, untuk mengurangi cacat pada gelombang tersebut dibutuhkanlah komponen kapasitor atau elco yang dapat memfilter dan menyimpan muatan listrik berdasarkan besar nilai kapasitansinya, jadi penurunannya tidak drastis.
    rangkaian+adaptor
    Penyearah Gelombang Penuh Adaptor yang umum digunakan adalah adaptor dengan gelombang penuh, dengan menggunakan empat buah dioda atau dengan menggunakan dioda bridge.
    adaptor+sederhana
    Perhatikan skema rangkaian adaptor dengan menggunakan empat buah dioda atau dengan menggunakan dioda bridge untuk menghasilkan gelombang penuh, dari gambar tersebut terjadi dua kali gelombang penuh dalam periodenya. Penyearah gelombang penuh dengan menggunakan travo CT (Center Tap),
    skema+penyearah
    Perkiraan gelombang yang dihasilkan dari dua rangkaian diatas, menggunakan travo 0 dengan empat buah dioda, dan travo CT
    adaptor+travo+ct
    Dari gambar diatas didapatlah gelombang hasil penyearah dari adaptor  dan menjadi simbol untuk adaptor :
    skema+adaptor+12Volt
    Dari simbol penyearah diatas sering sekali kita jumpai di peralatan elektronik seperti di radio, atau diperangkat lain, jika simbolnya garis lurus berarti suplaynya dari batree/ aki / accu, sedangkan garis putus-putus berarti penyarah yang diperoleh dari adaptor. Cara membuat adaptor dan komponen yang digunakan mungkin sudah tergambar apa saja komponen yang kita gunakan untuk membuat sebuah penyarah arus, berikut skema rangkaian penyearah yang bisa jadi refrensi buat teman-teman yang hendak membuat adaptor sendiri.
    tegangan simetris adaptor ct
    Untuk membuat adaptor ada baiknya pemilihan dioda juga diperhatikan, jika kuat arus travo yang digunakan besar dan kuat arus yang dibutuhkan juga besar, ampere dioda harus disesuaikan agar arus yang keluar dari travo tidak ditahan oleh dioda., untuk kapasitor sendiri carilah nilai kapasitor yang besar, semakin besar nilai kapasitornya maka semakin lama waktu penyimpanan yang dapat dilakukan oleh kapasitor tersebut, untuk tegangan kerja kapasitor jangan memberikan tegangan dibawah dari besar tegangan yang keluar dari rangkaian penyearah. Beberapa skema rangkaian adaptor :
    adator+simetris+ampli
    Skema diatas disebut dengan tegangan simetris, sering ditemuai pada penyearah ampli, Penguat suara.
    adaptor+stabil
    Rangkaian diatas ada penambahan ic regulator 7805 untuk keluaran sebesar 5 Volt, untuk 6 Volt ganti dengan 7806, 9V ganti dengan 7809, dua angka dibelakang 78xx merupakan besar tegangan yang keluar dari IC tersebut, sedangkan kuat arus yang keluar tidaklah besar kurang dari 1 Ampere. silahkan baca artikel fungsi travo step up dan step down sebagi tambahan pengetahuan seputar travo catu daya,adaptor atau power supply Itulah beberapa skema rangkaian adaptor semoga bisa menjadi refrensi tambahan buat teman-teman, cara membuat adaptor dan komponen yang digunakan.

Sabtu, 27 April 2013

selingkuhanku




Profil dan Biodata Foto Personil JKT48

Profil dan Biodata Personil JKT48 IDOL GROUP
============================================

Profil dan Biodata Foto Personil JKT48


1. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Allisa Astri
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Name : Allisa Astri
Birthday : 23 Juni 1990
Blood : O
Horoscope : Cancer
Tinggi Badan : 160cm
Julukan Allisa


2. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Allisa Galliomova
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Allisa Galliomova
Birthday :28 Agustus 1993
Blood : O
Horoscope : Virgo
Tinggi Badan : 162cm
Julukan Mova

3. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Ayana Shahab
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Ayana Shahab
Birthday : 03 Juni 1997
Blood : O
Horoscope : Gemini
Tinggi Badan : 156cm
Julukan Ayana


4. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Beby Chaesara Anadila
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Beby Chaesara Anadila
Birthday : 18 Maret 1998
Blood : B
Horoscope : Pisces
Tinggi Badan : 160cm
Julukan Beby

5. Foto dan Biodata JKT 48 Personil Cindy Gulla
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Cindy Gulla
Birthday : 29 Mei 1997
Blood : O
Horoscope : Gemini
Tinggi Badan : 157cm
Julukan Cindy


6. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Cleopatra
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Cleopatra
Birthday : 20 Desember 1993
Blood : O
Horoscope : Sagitarius
Tinggi Badan : 170cm
Julukan Cleo


7. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Delima Rizky
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Delima Rizky
Birthday : 25 Oktober 1997
Blood : B
Horoscope : Scorpio
Tinggi Badan : 159cm
Julukan Delima


8. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Devi Kinal Putri
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Devi Kinal Putri
Birthday : 02 Januari 1996
Blood : A
Horoscope : Capricorn
Tinggi Badan : 162cm
Julukan Devi


9. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Diastra Priswairi
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Diasta Priswarini
Birthday : 09 September 1991
Blood : O
Horoscope : Virgo
Tinggi Badan : 165cm
Julukan Diasta


10. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Fahira
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Fahira
Birthday : 27 Juli 1998
Blood : B
Horoscope : Leo
Tinggi Badan : 165cm
Julukan Fahira


11. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Frieska Anastasia Laksani
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Frieska Anastasia Laksani
Birthday : 04 Maret 1996
Blood : O
Horoscope : Pisces
Tinggi Badan : 160cm
Julukan Frieska


12. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Gabriella Margareth Warouw
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Gabriela Margareth Warouw
Birthday : 11 April 1998
Blood : O
Horoscope : Aries
Tinggi Badan : 163cm
Julukan Gaby


13. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Siti Gayatri
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Siti Gayatri
Birthday : 11 Maret 1993
Blood : O
Horoscope : Pisces
Tinggi Badan : 163cm
Julukan Gaya


14. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Ghaida Farisya
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Ghaida Farisya
Birthday : 29 Mei 1995
Blood : B
Horoscope : Gemini
Tinggi Badan : 163cm
Julukan Ghaida


15. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Intania Pratama Ilham
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Intania Pratama Ilham
Birthday : 19 July 1991
Blood : -
Horoscope : Cancer
Tinggi Badan : 166cm
Julukan Intan


16. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Jessica Vabia Widjaja
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Jessica Vania Widjaja
Birthday : 22 Januari 1996
Blood : O
Horoscope : Aquarius
Tinggi Badan : 156cm
Julukan Jessica


17. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Jessica Veranda Hardja
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Jessica Veranda Hardja
Birthday : 19 Agustus 1993
Blood : O
Horoscope : Leo
Tinggi Badan : 168cm
Julkan Jessica


18. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Melody Nurramdhani Laksani
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Melody Nurramdhani Laksani
Birthday : 24 Maret 1992
Blood : O
Horoscope : Aries
Tinggi Badan : 160cm
Julukan Melody


19. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Nabilah Ratna Ayu Azalia
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Nabilah Ratna Ayu Azalia
Birthday : 11 November 1999
Blood : B
Horoscope : Scorpio
Tinggi Badan : 152cm
Julukan Nabila


20. Foto dan Biodata JKT 48 Personil :Neneng Rosediana
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Neneng Rosediana
Birthday : 24 Januari 1999
Blood : O
Horoscope : Aquarius

Tinggi Badan : 162cm
Julukan Neneng


21. Foto dan Biodata JKT 48 Personil :Rena Nozawa
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Rena Nozawa
Birthday : 06 Mei 1998
Blood : B
Horoscope : Taurus
Tinggi Badan : 167cm
Julukan Rena


22. Foto dan Biodata JKT 48 Personil :Rezky Wiranti Dhike
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Rezky Wiranti Dhike
Birthday : 22 November 1995
Blood : B
Horoscope : Scorpio
Tinggi Badan : 157cm
Julukan Dhike


23. Foto dan Biodata JKT 48 Personil :Rica Leyona
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Rica Leyona
Birthday : 19 Agustus 1991
Blood : O
Horoscope : Leo
Tinggi Badan : 158cm
Julukan Rica


24. Foto dan Biodata JKT 48 Personil :Sendy Ariani
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Sendy Ariani
Birthday : 12 Agustus 1993
Blood : A
Hroscope : Leo
Tinggi Badan : 157cm
Julukan Sendy


Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Shania Juniantha
Birthday : 27 Juni 1998
Blood : B
Horoscope : Cancer
Tinggi Badan : 165cm
Julukan Shania


Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Sonia Natalia
Birthday : 17 Desember 1997
Blood : O
Horoscope : Sagitarius
Tinggi Badan : 153cm
Julukan Sonia


27. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Sonya Pandarwaman
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name : Sonya Pandarwaman
Birthday : 18 Mei 1996
Blood : A
Horoscope : Scorpio
Tinggi Badan : 156cm
Julukan Sonya


28. Foto dan Biodata JKT 48 Personil : Stella Cornelia
Biodata dan Profil Personel JKT48 IDOL GROUP
Profil dan Biodata Foto Personil JKT48
Name :Stella Cornelia
Birthday : 03 November 1994
Blood : O
Horoscope : Scorpio
Tinggi Badan : 160cm
Julukan Stella

Rabu, 24 April 2013

pacar


WAG's

Wuih, Pacar Ronaldo Kalah Seksi dari Istri Pebasket Serbia

WAG's | oleh Thomas
Posted: 21/04/2013 06:09
Wuih, Pacar Ronaldo Kalah Seksi dari Istri Pebasket Serbia
Liputan6.com, London : Kekasih Cristiano Ronaldo, Irina Shayk, sering disebut-sebut sebagai WAG's terseksi saat ini. Namun, rupanya Irina masih kalah seksi dengan istri pebasket Serbia Marko Jaric. Wanita tersebut tak lain adalah super model, Adriana Lima.
Penilaian tersebut berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan media Inggris The Sun. Lebih dari 10.000 orang mengikuti jajak pendapat tersebut. Hasilnya Adriana menempati posisi teratas dengan 2.115 suara.
Irina berada di posisi dua dengan terpaut 57 suara saja ketimbang Adriana. Menariknya kedua wanita cantik nan aduhai ini sama-sama merupakan model pakaian dalam ternama Victoria's Secret.
Dari daftar 10 besar wanita terseksi dalam jajak pendapat The Sun ada satu WAG's lagi yakni pasangan Peter Crouch, Abbey Clancy. Dia menempati posisi kelima setelah Alessandra Ambrosio dan Jessica Alba. Abbey mampu mengalahkan penyanyi Amerika Serikat Rihanna.